Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Orchid di kantin Kampus

Mom mengabari, Kakek ingin Mereka tinggal lebih lama di Desa. Lagi pula libur tahun ajaran baru belum usai. Dan cuti kerja Kakak perempuannya belum berakhir.  Nroe menghela nafas panjang sebelum akhirnya menutup telepon dari Mom. Terbayang betapa serunya bermain di Desa tempat Kakek tinggal. Udaranya masih bersih. Air sungainya masih jernih. Sementara di Kota, Dia harus puas hanya dengan memasukkan bola berwarna orens itu ke dalam ring berulang kali. Atau paling tidak menemani Dady merawat bonsai-bonsai koleksinya. Nroe sengaja memperlambat laju motornya. Seolah enggan menuju Kampus tempat Ia menuntut ilmu. "cepetan woi, telat tau", Dinda menyerocos memarahinya. Lagi-lagi Dia datar tanpa ekspresi. Dari sikapnya, Dinda menyimpan rasa untuk Nroe. Tibalah saat perkenalan antara pembimbing gugus dengan anggota gugusnya. Nroe permisi pada Dinda untuk ke luar aula. Dia duduk menyeruput kopi panas di kantin Kampus. Nroe membuka ponsel pintarnya, Dia melihat foto sandal jep...

Postingan Terbaru

Orchid di pojok rumah

Orchid dan mobil antik